Penulis: Joko Pinurbo Tebal: xxvi + 112 hlm Ukuran: 14,5 x 21 cm ISBN: 979-9375-33-9 Harga: Rp 15.000 ?Di tengah perpuisian kita yang menghadirkan realitas melalui metafor alam dan benda-benda, puisi-puisi Joko terasa lain. Ada kesegaran gaya dan pengucapan di situ. Joko Pinurbo berhasil menuangkan kegelisahan eksistensi (diri) dan realitas di sekitarnya melalui imaji, metafor, dan atau simbol organ dan segala sesuatu yang melekat pada tubuh. Pola narasi digunakan mendukung imaji, metafor, dan simbol tubuh tersebut dalam mengisahkan manusia dan kehidupan. Selain imaji, metafor, simbol tubuh, dan pola narasi, estetika puisi Joko juga dibangun dengan aspek parodi yang adakalanya terasa pahit. Membaca buku ini kita dikejutkan kenyataan bahwa alam, manusia, dan kehidupan justru tampil utuh dalam (diri) tubuh. Tubuh dan segala yang melekat padanya, dalam puisi-puisi Joko menjadi semacam ?pengetahuan? kehidupan. Kecenderungan penulisan seperti pada buku Pemenang III Anugerah Buku Puisi Terbaik Dewan Kesenian Jakarta 2000 ini sebelumnya sudah digarap intensif pada buku puisi Joko lainnya, yakni Celana (IndonesiaTera, 1999)...? (Horison, September 2001)
|