Distributor Transmedia

Distributor Buku

PDFPrintE-mail
MemilikimuMEMOAR PULAU BURU

Memoar Pulau Biru
View Full-Size Image


Memoar Pulau Biru

Price per Unit (piece): Call for Pricing

Ask a question about this product

Penulis: Hersri Setiawan
Ukuran: 20,5 cm
Tebal: xxiv + 584 hlm
ISBN: 979-9375-93-2
Harga: Rp

Kedua kader itu ditelanjangi oleh pemeriksa, dipaksa naik di atas meja interogasi. Dalam posisi tubuh telentang dan tengkurap menjadi satu, dililit kedua-duanya dengan kabel penyetrum, lalu dipaksa bersetubuh dan arus listrik dialirkan.\

***

Dengan Pemukul sebatang benda keras apa saja, dari gagang karaben sampai gagang cangkul, mereka hantami tubuh-tubuh telanjang tapol yang berlutut di tanah lapang. Semua tapol hanya bisa melindungi kepala dengan tangan masing-masing, atau yang di barisan belakang menyusupkan kepala mereka di bawah kaki kawan mereka yang di barisan depan? Sembilan tapol mati seketika di lapangan apel.

***

Tugas tim Korve mayat ini setiap selesai apel pagi, dengan dikawal seorang petugas penjara pembawa kunci mengontrol sel demi sel, mengangkuti mayat-mayat yang ditemukan dan menggotongnya satu demi satu dimasukkan ke gerobak. Kemudian, dengan dikawal satu dua orang tentara, mereka menuju pantai, untuk menguburkan mayta-mayat itu disana.







You are here